MAHASISWA KOPLAK (Part-2)



Pukul 04.30 alaram  handphone berbunyi memecahkan tidur cantik deka. Tapi entah kenapa mata deka lengket serasa ada yang menaruh alteko (merk lem). Tiba-tiba suara menggelegar muncul dengan suara lantang bagaikan membangunkan gunung yang telah tidur bertahun-tahun.
“DEKAAAAA BANGUN SHALAT SUBUH” kata mama deka dengan melayangkan tangannya ke pantat deka “Cepleeeees”.
“AWWWW…mamaaaaaa…..sakiiiiiiitttt” kata deka sambil mengerang dan memegang pantatnya yang telah dihajar habis oleh mamanya.
“Kalo gak mau dipukul tuh pantat makanya kalo tidur jangan kayak patung roboh” kata mama deka dengan wajah tanpa dosa.
“Dasar mama setelah menimbulkan jejak dipantat kabur…hoammm” gumam deka sambil beranjak bangun dari kasur yang dari semalam menemani tidur.
Beranjaklah deka dari tempat tidur menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu. Entah kenapa deka ingin setor rutin (buang hajat) duduklah manis deka sambil mata merem melek. Tiba-tiba mata deka serasa dihipnotis untuk terpejam dalam penantiannya mengeluarkan hajatnya yang tak kunjung datang. Sambil tertidur deka juga mengambil nafas panjang lalu ditahanlah sampai muka merah dan… “Pluung..” Dalam kesunyiaan deka tiba-tiba ada suara seperti guntur yang menggelegar dan menyambar sehingga mengagetkan deka yang sedang tidur terlelap di kamar mandi.
DORRR…DOOORRR
            “DEKA BERAPA BANYAK ISI PERUTMU YANG KAU KELUARKAN SAMPAI BERJAM-JAM DIKAMAR MANDI” kata mama deka dengan mengomel sana sini.

Bangunlah deka dari tempat pertapaannya dan kemudian gosok gigi serta mengambil wudhu. Keluarlah deka dengan muka setengah ngantuk walau sudah wudhu. Shalatlah deka dengan wajah masih mengantuk.

“Hoaaammmm…” suara kantuk deka yang semakin menjadi.

“Deka bantu mama kupas bumbu-bumbu. Anak perawan tuh habis subuh gak boleh tidur lagi gak baik. Kalo habis subuh tidur lagi nanti rejeki dipatok ayam” kata mama mengomel tak kunjung henti bagai pidato kenegaraan di istana Negara.

“Hoammm…apa hubungannya ma ??? perawan sama gak perawan ??? emang keperawanan seseorang dilihat dari habis subuh tidur lagi apa? Rejeki dipatok ayam ya cari lagi ma emang itu buka rejeki deka” kata deka yang absurd banget dan  ngelantur. Karena hampir 80% otak deka lagi gak bekerja jika masih pagi buta.

Era zaman sekarang ini para orang tua masih percaya dengan mitos-mitos zaman dulu yang diambi oleh nenek moyang. Tapi maksud dan tujuannya adalah baik. Orang tua zaman dulu itu suka sekali menakuti anak-anaknya dengan hal-hal yang tidak masuk diakal tetapi kenapa hal itu justru manjur sekali dei era dulu. Jika diterapkan di era sekarang maka justru banyak anak-anak yang malah ngebantah tuh kayak si deka.

“Sudahlah sini deka. Kamu itu diberitahu mama bisanya jawab aja” kata mama pusing dengan apa yang dijawab deka.

Disodorkanlah bumbu sepanci oleh mama deka dengan raut muka mama cengar-cengir.

“Kupas ya anakku saying, jangan malas..hihihihi” kata mama sambil meledek.

“MAMAAAA….. yang bener saja. Perasaan di rumah ini hanya ada 4 orang doang kenapa bumbunya sepanci ?? emang mama mau kasih sarapan orang satu RT” protes deka yang tidak terima harus mengupas bumbu satu panci.
Mama hanya menoleh cengar-cengir dan dengan berat hati dikupaslah itu bumbu entah sampaikan kapan tuh deka selesai mengupas bumbu. Beberapa menit kemudian…mata sudah mulai memerah…beberapa jam kemudian…..mata sudah menangis bagai orang yang ditinggal mati oleh pacarnya. Oh tuhan kenapa sih bawang merah selalu jahat sampai membuat mata menangis.


*coming soon part-3 .....gak sabar yaaa...??? kalo gak sabar ya disabar-sabarin.... penasaran ya??? kalo gak penasaran ya dipenasaran-penasarin...hehehehe see you next time

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan PEJUANG KM team part 1

kisah yang tak berujung

JEJAK KAKI LUSUH YANG BERKEMBANG part 2