kisah yang tak berujung

" Indahnya jika aq bisa menjadi dirimu, dilingkunganmu, dan segala yang ada disekelilingmu....mereguk indahnya cahaya Ilahi dengan keadaan yang tenang dan damai, ku sayangkan kenapa kau tak menyambut itu dengan baik....jika Allah mengijinkanku untuk bertukar denganmu maka ku ingin bertukar itu..." (anoname)

Beberapa waktu yang lalu ada seorang teman berkeluh kesah denganku, (hai...sob...!!) dia bercerita tentang kehidupannya mencari akan adanya Tuhan padaku. Ya, Tuhan...dia bertanya padaku bagaimana caraku menjadi seperti ini...so otomatis aq spontan berkata "hai...sob,aq nii mash belom ada apa2nya...justru drimu tuch yang paling joss daripadaq"....

Dia mengatakan padaku,"janganlah begitu, qmu itu yang pendalamannya joss banget bahkan aq merasa malu padamu..ku ingin sekali belajar padamu akan mendalami tentang islam yang sesungguhnya"..Apakah Tidakkah salah seorang sahabatku yang memiliki background keluarga yang agamis berguru dengan aq yang memiliki background yang jauh rendah darinya...aq bingung apa yang sedang ia fikirkan, padahal ia jelas-jelas mengetahui keadaanku. Apa dia sedang menghinaku saat niii??? hmmmm....itulah yang saat itu terpikir olehku.

Setelah terdiam cukup lama, tiba-tiba air mata menetes membasahi wajah temanq ini dan kemudian dia berkata..
"hai...sob kau tahu...disaat detik-detik ayahku dipanggil sang Illahi aq masih dalam keadaan membohonginya"
what???? bener-bener g paham kiii....

"ya...aq membohonginya, aq menyesal saat ini hiks...hiks.Dulu beliau mendidik aq soal agama sangatlah getol banget bahkan beliau ingin aq menjadi seorang pemuka agama kelak..bahkan kau tau sendiri sob aq g boleh kuliah di surabaya...tapi kau tau kan sob aq paling g berani untuk menentang kata ortu...ku memohon yang sampai akhirnya aku diperbolehkan untuk kuliah ke surabaya"

ya, dia memang sempat dilarang oleh ayahnya pergi kuliah jauh dari keluarga. bahkan dia memohon dan berjanji pada ibu bapaknya bakal menjadi anak yang g akan ninggalin perintah Agama dan akan terus patuh ma perintah orang tua. ya beberapa hari kemudian entah kenapa dan tak tahu alasannya apa, dia diperbolehkan kuliah ke surabaya dengan syarat tetap menjadi dia yang saat ini..hmm...
ku pikir-pikir setelah dia jauh dari keluarganya memang g banyak yang berubah selain penampilannya yang seperti anak gaul getoch....dari segi sifatnya sich masih tetep seperti dia yang dulu tetep baik hati, pendiam dan masih gugup kalo ketemu ma cew (kecuali aq karena dia berpikir aq berkelamin cew dan berpenampilan cew tapi tingkah kayak cow #hancur hatiku..hiks..hiks...) ya itulah dia..
"suatu ketika sob saat aq pulang setelah 5 bulan g pulang dengan dandanan baru aq kayak gini sob, bapakq marah sob, katanya 'awakmu kii opo-opoan dandan koyok arek gawe klambi seng kekurangan kaen koyok ngene, opo bapak kurang ngenei awakmu duit gawe tuku klambi, clono kok ngapret2,mlorot2. iku pisan klambi chek cekak e sech....astagfirullah bapak kii salah opo nang awakmu le..le..bapak kii kurang opo?? bapak kii duso opo nang awakmu le..le??' karo nangis sobbb, aq kii jan durhaka"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan PEJUANG KM team part 1

JEJAK KAKI LUSUH YANG BERKEMBANG part 2