5 SERANGKAI PENEBAR HARUM
Begitu riuhnya suara kegembiraan anak-anak sience (sebutan anak-anak IPA angkatan 2006) karena mereka semua dinyatakan lulus 100%. Banyak anak-anak yang lulus melampiaskan dengan sesuatu yang aneh-aneh dan lucu-lucu dibilang kayak orang gila. Ada kerumunan anak-anak AKHWAT BDS yang melampiaskan hanya dengan ucapan syukur “Alhamdulillah” dan sujud syukur kepada Allah SWT. Mereka sih bisa dibilang 5 sekawan muslimah yang tidak bisa dipisahkan (cie kayak perangko ma amplop za ga’ bisa dipisahin). Mereka memiliki tujuan yang biasa tapi hanya dikalangan cewek-cewek yang ngaku diri mereka seorang muslimah sejati yaitu “BERDAKWAH”. Personel mereka adalah NIA,NATA,INA,VIA,dan ELA. Mereka memiliki karakter yang berbeda-beda dan unik banget. Tidak heran memiliki karakter yang berbeda-beda dan unik karena Allah SWT menciptakan umat-NYA memiliki ciri masing-masing itulah kekuasan Allah SWT (subhanaallah).
Esok pagi setelah mereka dinyatakan lulus mereka mengadakan kajian/liqo’(pembelajaran ilmu akhirat) di rumah si INA. Itulah tugas rutin mereka setiap satu minggu sekali dan mereka tidak pernah absen karena bagi mereka itu hal yang wajib dan tidak pantas untuk ditinggalkan. Mereka memiliki murabbih yang biasa mereka panggil dengan akrab yang namanya “MBAK OVI”. Mereka sering sekali berganti-ganti murrabbih kalau dipikir-pikir sudah 5 kali yaitu mbak siti,mbak ani,mbak eky,mba anda dan yang terakhir adalah yang sekarang ini. Walaupun begitu mereka senang karena dengan berganti-gantinya murabbih mereka bisa belajar banyak yang berbeda.(ups ampek lupa ma ceritanya yukz kita masuk ke cerita)
Tepatnya hari minggu pukul 10.00 WIB mereka berkumpul di rumah ina. Paling awal datang yang jelas yang punya rumah,mbak ovi,nata,nia,via dan ela. Setelah mereka berkumpul semua, liqo’ dimulai yang membuka acara ina dan yang kultum nia jelas yang menyampaikan materi mbak ovi. Beberapa saat kemudian setelah materi mbak ovi selesai adalah sesi curhat, la sesi ini seru! Tiba-tiba ada yang nyeletus
“Walaupun kita semua pada beda sekolah eh universitas kita harus tetep kajian loch n kumpul-kumpul kayak gini !” kata nata.
“Ya iyalah masak ya iya dong !” kata temen-temennya serentak sambil nada yang tinggi banget.
“Iya iya rek, kan aku cuman bilang doang!” kata nanta sambil cengar-cengirnya yang khas.
Dengan kata-kata khasnya dan reflek mba novi langsung bilang,
“Kalian itu konyol ya dek, ha..ha !” kata-kata mbak ovi setiap kali mereka berkata dan berperilaku aneh.
“Ah..bongol, he..he!” kata nia dan ina serentak karena setiap kali mbak novi bilang konyol mereka selalu mlesetin. (don’t try at your life)
Setelah bercanda-canda ga’ jelas dan ga’ tau juntrungannya akhirnya kajian di tutup oleh MC dengan bacaan hamdalah,istighfar dan doa penutup majelis. Setelah kajian ditutup ritual mereka saat kajian selesai adalah makan-makan. Setelah selesai makan mereka langsung pulang, biasa mereka selalu menganut adab SMP (Selesai Makan Pulang). Hampir terlupakan mereka sebenarnya punya temen satu lagi dia adalah anak IPS namanya MAWA karena dia jarang banget kumpul dalam acara islami kayak gini so hanya 5 serangkai itu yang selalu bersama. Pada kajian selanjutnya bertepat di rumah MAWA,trus ke mbak ovi, dan kajian selanjut-selanjutnya mereka cari tempat buat kumpul.
---------$$$$$------@@@@@-------
Pada tanggal 29 juni mereka sudah melaksanakan wisuda di Hotel Gajamada. Pada tanggal 1 dan 2 juli ina dan mawa melaksanakan ujian SNMPTN sedangkan ananta tanggal 15 juli ujian mandiri dan phela 10 juli ujian masuk bidan. nia dan Silvia buat percobaan di rumah karena mereka sudah di terima di PTN melalui jalur PMDK tapi mereka ga’ lagi santai-santai mereka lagi buat percobaan dari bidang apa saja dan juga lagi berdoa untuk temen-temennya yang lagi mengikuti ujian supaya diterima dan sukses.
Pada tanggal 27 juli adalah pengumuman ujian hasil seleksi dan akhirnya mereka semua diterima di PTN yang mereka cita-citakan. Mereka semua mengucap syukur kepada Allah SWT dan mereka ga’ ada henti-hentinya ngucapin syukur dan itulah mereka saat ada kegembiraan mereka tidak lupa kepada Allah SWT. Pada saat itulah mereka mutusin untuk kumpul berbagi kegembiraan dengan yang lain dan sekalian syukuran.
Bisa dibilang mereka selalu kumpul-kumpul berlima dan ga’ pernah ada cowok/laki-laki bersama mereka. Mereka termasuk seorang muslimah sejati kenapa dibilang begitu? Disinilah saat semua cewek/perempuan sebaya mereka dan di jaman mereka pada ga’ tahan kalau ga’ punya pacar tapi dalam kamus mereka sudah tercatat dengan jelas dan besar banget bahwa “PACARAN HARAM”(that’s good). Itulah yang membuat mereka ga’ pernah mau deket-deket banget sama cowok/laki-laki tapi jangan salah kalau temen laki-laki biasa mereka banyak cuman jaga jarak (biasa bukan mahram-nya).
Tepat Tanggal 15 Agustus nia,via dan nata masuk untuk menjalankan ospek selama 4 hari(Biasa ritual MABA), disana mereka harus asrama selama 1 tahun. Tak disangka ada seorang cowok/ikhwan gituh lagi memandang diantara mereka bertiga dia adalah Alumni PTN tersebut. Dia jurusan informatika lulusan 2008 dan sudah bekerja di salah satu bank. Bisa dibilang dia anak yang rajin ibadah, tampan dan idaman para musslimah dech. Dia memiliki nama Rahmat Arifin Putra, nama populernya sih bang Rahmat. Anak yang satu ini hafal 20 juz Al-Qur’an, WoW !
Tiba-tiba nia merasa ada yang memandang mereka sejak tadi, dia menoleh ke kanan, ke kiri, ke belakang, ke samping, ke atas dan ke bawah. Ternyata ada seseorang dari samping kanan mereka ada yang memandang mereka sejak tadi. Tapi nia merasa aneh dengan pandangan itu.
“Eh..kalian ngerasa ga’ dari tadi kayaknyan ada yang mandangin kita dari tadi dech !” kata nia kepada teman-temannya.
“Ya ngerasa,mungkin hanya prasangka kita doang !” kata nata yang cuek bebek
“Prasangka dari Hongkong. Tuh lihat di samping kanan kita ada seorang ikhwan idaman mu lihat ke sini !” kata nia sebel.
“Ada apa toh rek ? aku kok ga’ diberi tahu.” Kata via.
“Dari tadi kemana aja,non. Tuh kamu lihat ga’ ikhwan lagi lihatin kita ?” kata nia.
“Ikhwan ? mana yang mana?” tanya anata ke nia.
“Loch kemana yah? Tadi kayaknya ada di situ.” Kata nia bingung kemana tuh perginya ikhwan.
“Jangan bercanda ah! Mana ada ikhwan yang lihat kita paling juga cowok-cowok genit.” Kata via kesal.
“Iya nia jangan bohong dong. Ga’ lucu tau !” kata nata kesal
“Ye ya udah kalau ga’ percaya !” kata nia Sewot.
Entah kenapa tiba-tiba ikhwan itu pergi, tapi disisi lain kania menyakini dan menyadari bahwa ikhwan tadi melihat kami tapi pandangan itu tidak ditujukan kepada kania tapi antara kedua temennya tapi siapa yang dia lihat ?
------$$$$$----@@@@@-----
Sebelum menjalankan ospek mereka harus mencari kamar untuk tempat mereka istirahat selama mereka tinggal 1 tahun. Selama ospek 4 hari ikhwan itu selalu memandangi mereka truz dan membuat nia terus bertanya-tanya ‘siapakah gerangan yang memandangi kami itu ?’ dia mencoba untuk tidak memperdulikan si Ikhwan itu. Setelah hampir 2 bulan menjalakan KBM tiba-tiba temen sekamar mereka mendekati nia dan ingin berkata sesuatu yang dari gerak-geriknya sepertinya penting.
“Assalamu’alaikum, Afwan ukhti kita bisa bicara sebentar !” kata gadis itu.
“wa’alaikumsalam, ya ada apa ukhti? Ada perlu apa ya?” kata nia dengan nada bertanya-tanya.
“Begini ukhti nama saya Desy. Anti tahu kan?” kata desy memperkenalkan diri.
“Yupz... ana tahu. Anti mau bicara apa ya ? Apa ada hal yang sangat penting ?” tanya nia.
“Kita bicara di taman saja ukhti !” kata Desy.
“Ok..Baiklah!” sahut nia dengan nada heran. Dan bertanya dalam hati ‘Ada Apa Ini?’.
Kania mengikuti Desy berjalan, ternyata kania di bawah ketempat yang lumayan sepi. Ada orang yang lewat tapi tidak terlalu banyak. Desy mulai ingin mengatakan sesuatu kepada nia.
“Afwan, ukhti ganggu waktunya! Sebenarnya begini.. menurut ana yang lebih mudah ana ajak bicara hanya anti dan lagi pula anti yang lebih merasakannya lebih dulu dibandingkan teman-teman anti.” Kata desy sopan.
“Maksudnya ? ana semakin tidak mengerti apa yang akan anti bicarakan kepada ana. Lebih baik anti langsung kepada topik permasalahannya saja.” Kata nia dengan nada bertanya-tanya.
“Begini sebenarnya,anti pernah merasa dilihat oleh seorang lelaki sekitar berumur 23 tahun. Sebenarnya itu adalah kakak ana.” Kata Desy.
“What your brother? Sungguh mengapa anti ga’ bilang dari dulu kalau itu kakak anti ?” tanya nia.
novel nie sebenarnya telah aq tulis sejak kelas 3 SMA......tiba-tiba penulisan novel ini berhenti karena suatu hal......
apakah menurut kalian nie patut untuk di lanjutkan.....?
bagus banget.......
BalasHapuskoq ndak cerita kalo bisa bikin novel2 ginian???
dua jempol wes........ d^;^b